Jumat, 23 November 2012

EVOLUSI CBIS

Nama   : Indah Nurlestari
NPM    : 49210575
Kelas    : 3DA03
PENDAHULUAN
Evolusi CBIS yaitu Pengembangan CBIS mengikuti system life cycle, yang terdiri dari : Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS. Para pemakai CBIS menyumbangkan keahlian khusus untuk pengembangan sistem berbasis komputer, pemakailah yang bertanggung jawab atas siklus hidup sistem. Tanggung jawab untuk mengelola CBIS ditugaskan pada manajer. Seiiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah, mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi alternative, memilih solusi terbaik, merakit perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai, membuat basis data, dan menjaga kemutakhiran sistem.

PEMBAHASAN
1.        Pengertian CBIS
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer.

2.        Sub Sistem dari Sistem Informasi Berbasis Komputer
Sub sistem dari CBIS adalah :
a)      Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
SIA adalah sistem informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu sebagai pengolah data perusahaan, Perusahaan tidak dapat memilih untuk menggunakan SIA atau tidak, sistem ini merupakan keharusan. Semua perusahaan pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama. SIA lebih berorientasi pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sisten informasi lain.
SIA adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.

Tugas utama sistem informasi ini adalah :
Ø  Pengumpulan data
Ø  Manipulasi data
Ø  Penyimpanan data
Ø  Menyediakan dokumen

Karakteristik SIA :
1)      Melaksanakan tugas yang diperlukan
2)      Berpegang pada prosedur yang relatif standar
3)      Menangani data yang rinci
4)      Berfokus pada historis
5)      Menyediakan informasi pemecahan masalah minimal Peran SIA Dalam CBIS
6)      SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar
7)      SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah

b)      Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Semua informasi memiliki karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional (marketing, manufaktur, sdm, dan keuangan), level manajemen (operational, manajerial, dan strategis), dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari lingkungan.
Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar organisasi (IOS). SIM menggunakan data yang disediakan SIA dalam database, dan informasi lain yang berasal dari lingkungan. Isi dari database tersebut digunakan oleh software untuk membuat laporan periodik dan laporan khusus, serta model matematika untuk mensimulasikan aspek operasi perusahan. Laporan seperti ini disebut dengan Management by exception.
Management by exception dapat dimasukan ke dalam laporan dalam empat cara yaitu :
·         Laporan jika terjadi pengecualian
·         Laporan menggunakan urutan untuk menonjolkan suatu pengecualian
·         Laporan berdasarkan pengelompokan suatu pengecualian
·         Laporan yang menunjukan variansi dari normal 

Model matematika dapat dikategorikan dalam tiga karakteristik yaitu pengaruh waktu, tingkat keyakinan, dan kemampuan optimisasi. Model matematika berdasarkan pengaruh waktu dapat dibedakan menjadi model statis atau dinamis. Model matematika berdasarkan tingkat keyakinan, mencakup model deterministik atau model probabilistik. Model berdasarkan kemampuan optimasi dibedakan menjadi model optimasi atau suboptimasi. Model EOQ adalah model yang memiliki karakteristik statis, deterministik, dan optimasi.

Kelebihan dan kelemahan model matematika seorang manajer yang menggunakan model matematika akan memperoleh keuntungan :
Ø  Pembuatan model merupakan pengalaman belajar
Ø  Kecepatan simulasi menyediakan kemampuan untuk mengevaluasi dampak keputusan secepat mungkin dibanding menunggu setelah keputusan dibuat
Ø  Model menyediakan daya prediksi yang tidak dapat disediakan oleh metode penghasil informasi lain
Ø  Model lebih murah dari pada metode trial and error

Kelemahan utama penggunaan model matematika :
Ø  Tingkat kesulitan yang tinggi dalam pembuatan model sistem bisnis sering menghasilkan tidak mencakup semua faktor yang mempengaruhi
Ø  Dibutuhkan tingkat keahlian matematik yang tinggi untuk mendapatkan model yang tepat
Berbeda dengan SIA, SIM tidak berkewajiban menyediakan informasi bagi lingkungan

c)      Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System)
Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang. Keputusan terbagi menjadi 2 yaitu :
a.       Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin
b.      Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya

Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu :
a.       Kegiatan Intelejen
b.      Kegiatan Merancang
c.       Kegiatan Memilih
d.      Kegiatan Review

d)      Automasi Kantor (Virtual Office)
Automasi kantor kini disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang - orang didalam maupun diluar perusahaan. Pengguna OA dibagi menjadi empat kategori yaitu :
1)      Manajer, yang bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya perusahaan
2)      Profesional, tidak mengelola tetapi menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekretaris dan pegawai administrasi
3)      Sekretaris, ditugaskan untuk membantu pekerja terdidik (Manajer & Profesional) untuk melaksanakan berbagai tugas korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan
4)      Pegawai Administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengioperasikan mesin fotokopi, menyususn dokumen, menyimpan dokumen, dan mengirim surat.

Tujuan OA :
a.       Menghindari Biaya
b.      Pemecahan Masalah kelompok, memberikan kontribusi untuk komunikasi antar manajer
c.       Pelengkap

Aplikasi OA :
1.      Word Processing
2.      E-Mail
3.      Voice Mail
4.      Electronic Calendaring
5.      Audio Conferencing
6.      Video Conferencing
7.      Computer Conferencing
8.      Facsimile
9.      Videotex
10.  Imaging
11.  Desktop Publishing

e)      Sistem Pakar
Sistem pakar (Expert System) adalah sebuah sistem informasi yang memiliki intelegensia buatan (Artificial Intelegent) yang menyerupai intelegensia manusia. Sistem pakar mirip dengan DSS yaitu bertujuan menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk pemakai. Perbedaan ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur penalarannya dalam mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi penjelasan cara pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu sendiri.

Karakteristik Sistem Pakar :
·         Memiliki kemampuan belajar atau memahami masalah dari pengalaman
·         Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi baru
·         Mampu menangani masalah yang kompleks (semi terstruktur)
·         Memecahkan masalah dengan penalaran
·         Menggunakan pengetahuan untuk menyelasaikan masalah

User Interface, adalah bagian yang memungkinkan manajer mamasukan instruksi dan informasi kedalam dan menerima informasi dari sistem pakar.
1.      Input terdapat empat metode yaitu :
Ø  Menu
Ø  Commands
Ø  Natural Languange
Ø  Customized Interfaces
2.      Output Sistem Pakar , antara lain :
Ø  Penjelasan dari pertanyaan
Ø  Penjelasan dari penyelesaian masalah
3.      Knowledge Base, adalah bagian yang memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah, dan juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta-fakta tersebut cocok satu dengan yang lain dalam urutan yang logis. Istilah problem domain digunakan untuk menjelaskan area masalah.
4.      Interference Engine, adalah bagian dari sistem pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu. Selama konsultasi, interference engine menguji aturan-aturan satu persatu dan ketika kondisi benar naka satu tindakan diambil.
5.      Development Engine, adalah alat yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar, dalam hal ini dua alat yang biasa digunakan adalah bahasa pemrograman dan ES shell.

KESIMPULAN


Evolusi sistem informasi manajemen berdasarkan CBIS ini mempunyai banyak peran dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang basis komputer. Sistem informasi manajemen berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer memainkan peran penting dalam sebuah sistem informasi. Sistem informasi berbasis komputer harus berdasarkan CBIS. Karena CBIS merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Sub sistem dari CBIS diantaranya yaitu :
1.      Sistem informasi Akuntansi
SIA (Sistem Informasi Akuntansi) adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing
2.      Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa
3.      Sistem Pendukung Keputusan
Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang
4.      Automasi Kantor ( Virtual Office )
Automasi kantor kini disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang - orang didalam maupun diluar perusahaan
5.      Sistem Pakar
Sistem pakar (Expert System) adalah sebuah sistem informasi yang memiliki intelegensia buatan (Artificial Intelegent) yang menyerupai intelegensia manusia.

Referensi :
  • http://akmaldarmawansyarief.blogspot.com/2009/11/cbis-computer-based-information-system.html
  • http://samruddin.blogspot.com/2010/10/evolusi-cbis.html
  • http://www.scribd.com/doc/26808806/S-I-M

Selasa, 30 Oktober 2012

Bagaimana CBIS Memperbaiki Kualitas Produk dan Jasa agar Perusahaan dapat Mencapai Keunggulan Kompetitif


Nama   : Indah Nurlestari
NPM    : 49210575
Kelas    : 3DA03

PENDAHULUAN

Setiap pimpinan perusahaan baik itu perusahaan pemerintah atau swasta selalu menggunakan informasi untuk melaksanakan tugas-tugasnya. Tujuannya untuk memahami kebutuhan dan keinginan konsumen. Sehingga perusahaan dituntut untuk dapat menentukan tingkat kualitas produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Agar suatu perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain dalam memperkenalkan produk barang maupun jasa yang dimilikinya kepada konsumen diberbagai belahan dunia, maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang tepat agar dapat memberikan petunjuk aktual tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh setiap komponen dalam perusahaan tersebut. Sistem informasi yang tepat, tentunya akan menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya. Informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan.

Pimpinan perusahaan dalam mengelola informasi yang cepat dan akurat menggunakan program-program komputer. Ada beberapa jenis aplikasi program komputer untuk mendukung kinerja suatu perusahaan bisnis, seperti aplikasi yang berkaitan dengan penanganan transaksi akuntansi, aplikasi yang berkaitan dengan bidang manajemen sumber daya manusia, aplikasi yang berkaitan dengan bidang pengambilan keputusan, aplikasi yang berkaitan dengan bidang informasi manajemen. Seluruh aplikasi program komputer atau lebih dikenal dengan software di bidang bisnis tersebut lebih dikenal dengan istilah sitem informasi berbasis komputer (computer-based information system), atau CBIS. Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.


PEMBAHASAN

Cara CBIS memperbaiki kualitas produk dan jasa agar perusahaan dapat mencapai keunggulan kompetitif yaitu dengan adanya informasi, sumber daya informasi mencakup : 
  1. perangkat keras { fasilitas } 
  2. perangkat lunak { database }  
  3. spesialis informasi { informasi }  
  4. dan pemakai.
Sumber daya yang ditempatkan dalam jasa informasi dikelola oleh CIO. Konsep CIO mengakui manajer jasa informasi sebagai seorang eksekutif. Usaha awal mengembangkan suatu rencana strategis untuk jasa informasi disebut transformasi kumpulan strategi (strategy set transformation). Walau metodologi ini masih dipraktekkan, tak ada jaminan bahwa sumber daya informasi yang dibutuhkan tersedia. Masalah ini dapat dipecahkan dengan mengembangkan rencana-rencana strategis untuk perusahaan dan jasa informasi secara bersamaan. Pendekatan ini dinamakan perencanaan strategis sumber daya informasi (Strategis Planning for Information Resources / SPIR). Hasil dari SPIR adalah suatu rencana yang mengidentifikasi kebutuhan sumber daya informasi bagi tiap subsistem CBIS untuk periode yang tercakup dalam jangka waktu perencanaan strategis.

Mencapai CBIS

Dalam beberapa hal, tiap subsistem dari CBIS menyerupai suatu organisme hidup-lahir, bertumbuh, menjadi matang, berfungsi dan akhirnya mati. Proses evolusioner ini disebut siklus kehidupan sistem dan terdiri dari tahap-tahap sebagai berikut : 
  1. Perencanaan 
  2. Analisis 
  3. Rancangan 
  4. Penerapan 
  5. Penggunaan
SIM yang memproyeksikan jumlah agen dan perekrut untuk perusahaan asuransi telah digunakan sejak pertengahan 1980-an. Cepat atau lambat, sifat kehidupan membentuk suatu pola lingkaran. Saat suatu sistem berakhir masa kegunaannya dan harus diganti, suatu siklus kehidupan baru dimulai, diawali dengan tahap perencanaan.

Mengelola CBIS

Seiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan siklus kehidupan dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat. Setelah penerapan, manajer mengendalikan CBIS untuk memastikan bahwa sistem tersebut terus menyediakan dukungan yang diharapkan. Tanggung jawab keseluruhan manajer dan dukungan tahap demi tahap yang diberikan oleh para spesialis informasi.

Menempatkan CBIS dalam konteks

Manajer sekarang benar-benar tidak memiliki banyak pilihan mengenai penggunaan komputer. Pertanyaan bukan lagi soal menggunakannya atau tidak, tetapi seberapa ekstensif menggunakannya. Sebagian besar perusahaan telah menjadi sepenuhnya tergantung pada sistem pengolahan data berbasis komputer dan tidak dapat menangani transaksi satu hari pun tanpanya. Sebagian perusahaan juga telah mencapai sistem-sistem yang menyediakan informasi pemecahan masalah, mempercepat arus komunikasi, dan menyediakan keahlian yang sangat beragam.

Konsep keunggulan kompetitif dalam operasional perusahaan

Keunggulan kompetitif perusahaan dapat dibangun di atas salah satu dari tiga disiplin nilai. Pertama, operasional prima (operational excellence). Perusahaan yang menggunakan strategi ini berupaya mencapai biaya paling efisien pada setiap proses bisnis yang menghasilkan kualitas jasa dan barang sesuai harapan pelanggan. Kedua, keakraban dengan pelanggan (customer intimacy). Perusahaan yang menggunakan strategi ini mempertahankan bisnis dengan menunjukkan pemahaman luar biasa pada kebutuhan dan harapan pelanggan melebihi rata-rata kompetitor. Ketiga, produk atau layanan yang senantiasa inovatif dan terdepan (product leadership). Perusahaan yang menggunakan strategi ini membangun keunggulan kompetitif dengan terus-menerus menciptakan produk atau layanan yang paling canggih, paling baik, paling inovatif. Manajemen puncak,manajer madya dan karyawan perlu memahami implikasi setiap strategi.
Kualitas dan Keunggulan Kompetitif

Kerugian kualitas yang buruk :
 
  • Kehilangan bisnis karena pelanggan pindah ke yang lain. 
  • Tuntutan hukum, karena kualitas buruk pelanggan bisa menuntut secara hukum. 
  • Kehilangan produktivitas. 
  • Biaya-biaya : 
  1. Biaya kegagalan (failure cost) biaya yang terjadi karena kualitas buruk. 
  2. Biaya penilaian (appraisal cost), biaya pemeriksaan kualitas di pabrik. 
  3. Biaya pencegahan (prevention cost).
Keuntungan kualitas yang baik :
Kualitas baik bisa meningkatkan penjualan dan biaya yang rendah, gabungan keduanya menghasilkan profitabilitas dan pertumbuhan.

KESIMPULAN
Suatu perusahaan selalu membutuhkan informasi yang tepat dan akurat untuk mendukung pengambilan kebijakan-kebijakannya. Informasi menjadi sangat penting bagi siapapun yang ingin menguasai keunggulan. Cara untuk mengelola informasi yang akurat dan tepat ini selalu mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Oleh karena itu, perusahaan menggunakan aplikasi program komputer atau lebih dikenal dengan software di bidang bisnis tersebut lebih dikenal dengan istilah sitem informasi berbasis komputer (computer-based information system), atau CBIS. Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan. Cara CBIS memperbaiki kualitas produk dan jasa agar perusahaan dapat mencapai keunggulan kompetitif yaitu dengan adanya informasi, sumber daya informasi mencakup perangkat keras { fasilitas }, perangkat lunak { database }, spesialis informasi { informasi }, dan pemakai.

Referensi :
  • http://www.scribd.com/doc/73448824/CBIS 
  • http://akmaldarmawansyarief.blogspot.com/2009/11/cbis-computer-based-information-system.html
  • http://www.scribd.com/doc/26808806/S-I-M


Minggu, 14 Oktober 2012

Langkah-langkah Manajer Dalam Mengelola Sumber Daya Fisik Dan Sumber Daya Konseptual


Nama   : Indah Nurlestari
NPM    : 49210575
Kelas    : 3DA03

PENDAHULUAN

Manajemen didefinisikan sebagai “penggunaan sumber daya yang efektif dan efisien untuk mencapai hasil dengan upaya orang lain”. Oleh karena itu manajemen atas sumber daya adalah bagian penting dan terpadu dari manajemen yang efektif. Tujuan dari manajemen sumber daya adalah untuk membantu anda mencapai hasil dari perencanaan. Hal ini akan memudahkan untuk menentukan sumber daya yang diperlukan dan mencari dari mana mendapatkannya, mengelola sumber daya manusia secara efektif, sumber daya fisik dan keuangan yang ada dibawah pengendalian anda, memantau penggunaan sumber daya dan merencanakan mencapai hasil dalam batas-batas sumber daya yang tersedia.

Dalam penerapannya, manajemen yang tepat tentu akan menyuksekan langkah perusahaan dalam memimpin persaingan dengan perusahaan lain. Oleh karena itu di butuhkan sebuah sistem manajemen informasi pada suatu perusahaan (Corporate Information Management). Sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base”. Sistem manajemen informasi perusahaan erat kaitannya dengan system penunjang keputusan dimana system ini dapat membantu sebuah perusahaan terutama pimpinan (Manager) dalam pengambilan keputusan-keputusan yang tepat ataupun keputusan dalam suatu permasalahan didalam perusahaan tersebut.

PEMBAHASAN

Dalam suatu perusahaan, tersedia lima jenis utama sumber daya yaitu manusia, material, mesin, uang, dan informasi. Manusia, material, mesin, dan uang merupakan sumber daya yang berwujud (sumber daya fisik), mereka ada secara fisik dan dapat disentuh. Sedangkan informasi merupakan sumber daya konseptual yang berupa informasi dan data. Para manajer menggunakan sumber daya konseptual untuk mengelola sumber daya fisik dengan cara yang paling efektif. 

Jenis sumber daya : 
  1. SUMBER DAYA FISIK
a.      Man (Manusia)
Ini bukan hanya berarti menentukan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat, tetapi juga termasuk kemampuan seorang manajer untuk melakukan pendelegasian tugas, dan penilaian kinerja dan memimpin tim bawahannya. Kemampuan komunikasi merupakan kunci

b.      Material (Bahan)
Mengelola material dapat memberikan dampak langsung pada keuntungan perusahaan, misalnya, terlalu banyak persediaan akan menyebabkan banyaknya modal yang terikat dalam persediaan, sebaliknya terlalu sedikit persediaan akan mengganggu kelancaran produksi karena kekurangan bahan baku. Hal ini bukan hanya memusingkan perusahaan manufaktur; perusahaan jasa yang kekurangan pena atau formulir pesanan, misalnya, atau sebuah perusahaan penyelenggara pelatihan yang kehabisan buku tulis atau kertas flip chart, juga akan mengalami kesulitan.

c.       Machine (Mesin - termasuk fasilitas + energi
Mesin digunakan untuk memudahkan atau membantu perusahaan mengerjakan sesuatu agar waktu yang di gunakan lebih efektif dan efisien , dengan ini mesin merupakan suatu sumber daya yang sangat penting dalam membantu semua pekerjaan dalam perusahaan.

d.      Money (Uang )
Anda harus mempunyai suatu sistem untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi yang berguna. Ini bisa berasal dari dalam maupun luar organisasi. Penggunaan ukuran kinerja yang diterima secara umum memungkinkan anda untuk membandingkan kinerja perusahaan anda dengan perusahaan lain. Anda juga harus menggunakan cara pendanaan alternatif lainnya dan membandingkan posisi dan kinerja saat ini dari cara-cara yang berbeda itu. Lakukanlah hal ini untuk jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Pada waktu melakukan peninjauan kembali atas penggunaan sumber keuangan, bertindaklah cepat terhadap masalah-masalah keuangan yang ditemukan

   2.  SUMBER DAYA KONSEPTUAL

a.      Informasi – termasuk data)
Sedangkan informasi merupakan sumber daya konseptual yang berupa informasi dan data. Para manajer menggunakan sumber daya konseptual untuk mengelola sumber daya fisik dengan cara yang paling efektif. Informasi merupakan salah satu sumber dasar yang ada bagi para manajer yang mempunyai nilai, karena informasi akan memberikan sumber yang nyata dan akan lebih berperan bila suatu perusahaan bertambah besar

Langkah-langkah yang diambil manajer dalam mengelola sumber daya fisik :
  1. Sumber daya diperoleh dan disusun
  2. Memaksimalkan penggunaan sumber daya
  3. Mengganti sumber daya pada saat kritis sebelum sumber daya menjadi tidak efisien
Langkah-langkah yang diambil manajer dalam mengelola sumber daya koseptual : 
  1. Memastikan bahwa data mentah yang diperlukan terkumpul untuk diproses menjadi informasi yang berguna.
  2. Memastikan bahwa orang yang layak dalam organisasi menerima informasi.
    tersebut dalam bentuk yang tepat dan pada saat yang tepat.
  3. Akhirnya, membuang informasi yang tidak berguna lagi dan menggantinya dengan informasi yang mutakhir dan akurat.
KESIMPULAN

Manajemen harus menggunakan sumber daya fisik dan sumber daya konseptual yang efektif dan efisien supaya mampu bersaing dengan perusahaan lain. Apabila manajemen tidak mampu menerapkan sumber daya fisik dan sumber daya konseptual maka akan merugikan bagi perusahaan. Oleh karena itu di butuhkan sebuah sistem manajemen informasi pada suatu perusahaan (Corporate Information Management). Sistem informasi manajemen yaitu sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem manajemen informasi perusahaan erat kaitannya dengan system penunjang keputusan dimana system ini dapat membantu sebuah perusahaan terutama pimpinan (Manager) dalam pengambilan keputusan-keputusan yang tepat ataupun keputusan dalam suatu permasalahan didalam perusahaan tersebut.

Referensi :


Selasa, 26 Juni 2012

Tugas Kewirausahaan 4

1.    Jenis – jenis perencanaan dalam organisasi wirausaha ?
Aktivitas perencanaan dapat dibagi menjadi dua yaitu :
•    Perencanaan strategis
Perencanaan strategis adalah perencanaan jangka panjang yang dipusatkan pada organisasi secara menyeluruh. Wirausahawan memandang organisasi sebagai suatu unit total dan memutuskan apa yang hendak dilakukannya dalam jangka panjang untuk mencapai tujuan organisasinya. Perencanaan jangka panjang wirausahawan adalah mencoba menentukan apa yang dilakukan oleh organisasi agar berhasil dalam kurun waktu 3 sampai 5 tahun mendatang.
•    Perencanaan Taktis
Perencanaan Taktis adalah perencanaan jangka pendek yang menekankan pada operasi berbagai bagian organisasi yang sedang berjalan. Wirausahawan menggunakan perencanaan taktis untuk menguraikan apa yang harus dilakukan oleh berbagi bagian dari organisasi untuk mencapai keberhasilan pada jangka waktu satu tahun atau kurang.


2.    Pendekatan dalam perencanaan organisasi wirausaha ?
Tiga pendekatan atau filsafat dasar untuk melaksankan fungsi perencanaan ada 3 yaitu :
1.    Pendekatan Probabilitas Tinggi
Pendekatan Probabilitas Tinggi yaitu perencanaan didasarkan pada filsafat bahwa seharusnya terdapat probabilitas tinggi bahwa organisasi agak bisa mencapai keberhasilan. Perencanaan menggunakan pendekatan probabilitas tinggi yang ditujukan langsung untuk menjamin tingkat keberhasilan yang bisa diterima.
Pendekatan Probabilitas Tinggi mempunyai beberapa keuntungan dan kerugian. Diantara keuntungannya adalah bahwa pendekatan ini biasanya menghasilkan rencana yang sangat tepat. Kerugiannya adalah bahwa pendekatan ini biasanya tidak mendorong rencana - rencana yang kreatif.
2.    Pendekatan Maksimisasi
Pendekatan Maksimisasi didasarkan pada filsafat bahwa organisasi hendaknya mencapai keberhasilan sebesar mungkin. Dari sudut pandang ini, perencana tidak puas dengan karakteristik tingkat keberhasilan yang bisa diterima dari pendekatan probabilitas tinggi tetapi menekankan pada maksimisasi keberhasilan.
Pendekatan Maksimisasi Perencanaan mempunyai beberapa keuntungan dan kerugian. Diantara keuntungannya adalah bahwa pendekatan ini secara kontinyu menekankan pada pencapaian keuntungan potensial penuh dari organisasi dan mengunakan teknik kuantitatif yang canggih untuk mengembangkan rencana - rencana. Kerugian pendekatan ini adalah bahwa pendekatan ini biasanya memperlakukan komponen organisasi sebagai sepenuhnya bisa dikuantifikasi dan bisa diprediksi.
3.    Pendekatan adaptasi
Pendekatan adaptasi menekankan bahwa perencanaan yang efektif dipusatkan pada usaha membantu organisasi untuk berubah atau menyesuaikan diri dengan variabel eksternal atau internal. Pendekatan ini didasarkan pada filsafat bahwa suatu ketidakmampuan beradaptasi adalah kendala besar bagi keberhasilan organisasi.
Perencana yang menggunakan pendekatan ini yaitu:
a)    Melihat perubahan organisasional sebagai tidak bisa dihindari
b)    Memusatkan diri pada antisipasi perubahan masa depan
c)    Menentukan, melalui analisa organisasional, bagaimana memodifikasi organisasi ketika tiba saat untuk berubah
Pendekatan Adaptasi mempunyai beberapa keuntungan dan kerugian. Diantara keuntungannya adalah bahwa pendekatan ini difokuskan pada lingkungan eksternal dan lingkungan internal dari organisasi untuk memprediksi perubahan organisasional. Kerugian pendekatan ini termasuk penekanan yang kurang pada tujuan organisasi dibandingkan dengan pendekatan probabilitas tinggi dan pendekatan adaptasi dan kemungkinan bahwa analisa organisasi dan perubahan yang dihasilkan lebih merupakan akhir dari perencanaan daripada sebagai alat mencapai keberhasilan.

3.    Alat–alat perencanaan dalam organisasi wirausaha/wiraswasta ?
Alat-alat perencanaan adalah teknik yang digunakan wirausahawan untuk membantu mengembangkan rencana – rencana. Alat- alatnya yaitu :
a)    Peramalan (forecasting)
Peramalan (forecasting) adalah teknik prediksi terjadinya lingkungan masa depan yang akan mempengaruhi operasi organisasi. Arti penting dari peramalan terletak pada kemampuannya untuk membantu wirausahawan mengerti dengan lebih baik perbaikan masa depan dari lingkungan organisasional, yang pada gilirannya membantu wirausahawan untuk merumuskan rencana-rencana yang lebih efektif
b)    Metode Analisa Runtun Waktu ( time series analysis method )
Metode analisia runtun waktu memprediksi penjualan dimasa mendatang dengan menganalisa hubungan historis antara waktu dan penjualan. Informasi  menunjukan hubungan antara waktu dan penjualan bisa disajikan dalam bentuk grafik . Penyajian ini dengan jelas menunjukan kecenderunagn dimasa lalu, yang bisa digunakan untuk meramal penjualan dimasa mendatang.
c)    Penjadwalan (scheduling)
Pada dasarnya penjawalan adalah proses perumusan daftar aktivitas yang mendetail yang harus di laksanakan untuk mencapai tujuan organisasdi. Daftar aktivitas tersebut merupakan bagian integral dari rencana organisasional. Peta Gannt (Gannt Chart) dan analisa network adalah dua teknik penjadwalan. Berikut penjelasan dari dua teknik penjadwalan tersebut.
•    Peta Gannt (Gannt Chart)
Peta Gannt adalah peralatan penjadwalan yang dikembangkan oleh Henry L. Gannt. Peta ini pada dasarnya diagram balok (bar graph) dengan waktu pada sumbu harisontal dan sumber daya yang dijadwalkan berada pada sumber vertikal. Teknik Evaluasi dan Telaah pragram (PERT), suatu teknik yang berasal sebagian dari teknik peta gannt, adalah alat penjadwalan yang dirancang untuk menekankan pada saling hubungan diantara tugas - tugas.
•    Jalur Kratis (CriticalPath)
Perhatian hendaknya dipusatkan pada jalur kritis dari jaringan PERT. Jalur kritis adalah rangkaian dari peristiwa dan aktivitas yang memerlukan periode waktu paling lama untuk diselesaikan. Julur ini di namakan jalur kritis karena penundaan pada waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan rangkaian ini akan menyebabkan penundaan pada proyek.

4.    Teori organisasi wirausaha ?
a.    Neo Klasik
Teori ini memandang perusahaan sebagai sebuah istilah teknologis, dimana manajemen (individu - individu) hanya mengetahui biaya dan penerimaan perusahaan dan sekedar melakukan kalkulasi matematis untuk menentukan nilai optimal dari variabel keputusan.
b.    Schumpeter’s entrepreneur
Kajian schumpeter lebih banyak dipengaruhi oleh kajian kritisnya terhadap teori keseimbangan (equilibrium theory)-nya Walras. Menurut beliau, untuk mencapai keseimbangan diperlukan tindakan dan keputusan aktor (pelaku) ekonomi yang harus berulang-ulang dengan “cara yang sama” sampai mencapai keseimbangan. Jadi kata kuncinya “berulang dengan cara yang sama”, yang menurut Schumpeter disebut “situasi statis”, dan situasi tersebut tidak akan membawa perubahan.
c.    Austrian School
Mengutip Adaman dan Devine (2000), masalah ekonomi mencakup mobilisasi sosial dari pengetahuan yang tersembunyi (belum diketahui umum) yang terfragmentasi dan tersebar melalui interaksi dari kegiatan para entrepreneur yang bersiang. Penemuan pengetahuan tersembunyi merupakan proses perubahan yang berkelanjutan. Dan proses inilah yang merupakan titik awal dari pendekatan Austrian terhadap kewirausahaan. Ketika dunia dipenuhi ketidakpastian, proses tersebut kadang mengalami sukses dan gagal. Namun seorang entrepreneur selalu berusaha memperbaiki kesalahannya.
d.    Kirzerian Entrepreneur
Kirzer memakai pandangannya Misesian tentang “human action” dalam menganalisis peranan entrepreneural.
e.    Teori Entrepreneur dari perspektif individu
Beberapa di antaranya adalah :
1.    Life path change
2.    Goal Directed Behaviour, dan
3.    Outcome expectancy


5.    Departementalisasi rentang manajemen ?
Proses pembentukan manajemen disebut departementalisasi. Pembentukan departemen – departemen tersebut umumnya didasarkan pada faktor situasional  seperti fungsi-fungsi kerja yang dilaksanakan, produk yang dibuat, daerah yang diliput, sasaran konsumen, danproses yang dirancang untuk pembuatan produk.
Rentang manajemen menunjuk pada jumlah individu yang diawasi oleh wirausahawan. Semakin banyak individu yang diawasi wirausahawan makin besar pula rentang manajemen begitupula sebaliknya. Rentang manajemen dinamakan juga rentang kekuasaan (span of authority ), rentang pengawasan (span of control), rentang supervisi (span of supervision), dan rentang tanggungjawab (span of responsibility).

6.    Bagaimana tentang pengembangan organisasi wirausaha ?
•    Strategi untuk mengubah nilai-nilai daripada manusia dan juga struktur organisasi sehingga organisasi itu dapat beradaptasi dengan dengan lingkungannya.
•    Pengembangan organisasi merupakan suatu proses yang meliputi serangkaian perencanaan perubahan yang sistematis yang dilakukan secara terus-menerus oleh suatu organisasi.
•    Pengembangan organisasi lebih menekankan pada system sebagai sasaran perubahan.
•    Pengembangan organisasi meliputi perubahan yang sengaja direncanakan
•    Suatu penyempurnaan yang terencana dalam fungsi menyeluruh (nilai dan struktur) suatu organisasi.
•    Pengembangan organisasi merupakan suatu pendekatan situasional atau kontingensi untuk meningkatkan efektifitas organisasi

7.    Norma dan etika bisnis dalam kewirausahaan ?
•    Menurut zimmer (1996:20) , etika bisnis adalah suatu kode etik perilak pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dan norma yang dijadikan tuntunan dalam membuat keputusan dan memecahkan persoalan.
•    Menurut Ronald J Ebert dan icky M Griffin (200:80), etika bisnis adalah istilah yang sering digunakan untuk menunjukkan perilaku etika dari seorang manajer atau karyawan suatu organisasi.
Jadi, Etika bisnis adalah suatu kode etik perilaku pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dan norma yang dijadikan tuntunan dalam berusaha dan memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi dalam suatu perusahaan.
Selain etika dan perilaku, yang tidak kalah penting yang dalam bisnis adalah norma etika. Menurut Zimmerer (1996:22), ada tiga tingkatan norma etika, yaitu :
a.    Hukum, berlaku bagi masyarakat secara umum yang mengatur perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Hukum hanya mengatur perilaku minimum.
b.    Kebijakan dan prosedur organisasi, memberi arah khusus bagi setiap orang dalam organisasi dalam mengambil keputusan sehari-hari. Para karyawan akan bekerja sesuai dengan kebijakan dan prosedur perusahaan / organisasi.
c.    Moral sikap mental individual, sangat penting untuk menghadapi suatu keputusan yang tidak diatur oleh aturan formal


8.    Prinsip – prinsip etika dan perilaku bisnis ?
Prinsip – prinsip etika dan perilaku bisnis ada 10 macam yaitu :
a.    Kejujuran
b.    Integritas
c.    Memelihara janji
d.    Kesetiaan
e.    Keadilan
f.    Suka membantu orang lain
g.    Hormat kepada orang lain
h.    Tanggungjawab sebagai warga Negara
i.    Meraih keunggulan
j.     Akuntabilitas


9.    Cara – cara mempertahankan standar etika bisnis dalam wirausaha ?
•    Ciptakan kepercayaan perusahaan dengan cara menunjukkan tanggungjawab dan nilai-nilai yang dianut perusahaan kepada stakeholder.
•    Kembangkan dan laksanakan kode etik bisnis secara adil dan konsisten.
•    Berikan perlindungan hak individu dengan kekuatan berbagai prinsip moral dan nilai untuk menghindari penyimpangan etika.
•    Berikan pelatihan tentang etika.

10.    Macam – macam tanggungjawab perusahaan terhadap wirausaha ?
Menurut Zimmerer (1996) ada 5 tanggungjawab perusahaan, yaitu :
1.    Tanggungjawab terhadap lingkungan
2.    Tanggungjawab terhadap karyawan, seperti menghormati pendapat karyawan, dan memberikan umpan balik dsb.
3.    Tanggungjawab terhadap pelanggan, seperti menghasilkan harga yang adil dan layak, menghasilkan barang/jasa yang bermutu tinggi.
4.    Tanggungjawab kepada investor
5.    Tanggungjawab terhadap masyarakat


Referensi :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/perencanaan-organisasi-kewirausahaan-3/
http://www.scribd.com/doc/53430518/5/Prinsip-Etika-dan-Perilaku-Bisnis
http://id.shvoong.com/business-management/2000463-norma-dan-etika-bisnis/#ixzz1y8FNxHu1
http://www.scribd.com/doc/97295376/Tugas-4-Perencanaan-Wirausaha

Jumat, 15 Juni 2012

Online Shop



Hay ladies takut tertipu belanja online
Hilangkan semua itu di "Indah's Shop"
Disini kami menjual banyak kreasi dari kain flanel dan haraganya pun cukup murah bagi kalangan masyarakat. Macam-macam produk yang kami jual seperti bros, gantungan HP, gantungan kunci, jepit rambut, tempat tisu, frame foto, album foto, notes, kalung dan masih banyak lagi.


cara pemesanan :

via sms atau telp (02192694829)
dengan mengetikkan >>
1. Nama barang
2. Nama Anda
3. Alamat
4. Kode pos

Yuk di order sis....

 Bros only @3.000 - @5.000

Gantungan HP only @3.000 - @5.000

Frame Foto only @15.000

Notes only @15.000

Album Foto only @15.000

Gantungan Kunci @5.000

Jepit rambut only @3.000

Kalung only @10.000

Tempat tisu only @25.000